
JAMBI — Kebutuhan terhadap infrastruktur digital yang andal terus meningkat seiring berkembangnya layanan internet, cloud computing, aplikasi digital, sistem pemerintahan, hingga kebutuhan penyimpanan dan pengolahan data perusahaan. Menjawab kebutuhan tersebut, Global Digital Core (GDC) hadir di Jambi sebagai data center carrier-neutral yang dirancang untuk menjadi salah satu pusat infrastruktur digital dan konektivitas di Provinsi Jambi.
GDC tidak hanya menyediakan ruang untuk penempatan server dan perangkat jaringan, tetapi dikembangkan dengan konsep digital ecosystem, yang mempertemukan data center, jaringan telekomunikasi, Internet Service Provider (ISP), Internet Exchange, cloud, Content Delivery Network (CDN), serta berbagai kebutuhan konektivitas enterprise dan pemerintahan.
Infrastruktur Kelistrikan Berlapis
Salah satu aspek penting dalam operasional data center adalah keandalan pasokan listrik. GDC dirancang dengan dukungan sumber energi yang berlapis untuk menjaga kontinuitas operasional infrastruktur digital.
Selain memanfaatkan jaringan listrik PLN, GDC memiliki dua jalur PLN yang berbeda sebagai bagian dari konsep redundansi kelistrikan. Dengan konfigurasi tersebut, risiko gangguan pada salah satu jalur dapat diminimalkan sehingga ketersediaan daya untuk perangkat pelanggan dapat tetap terjaga.
GDC juga mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari sistem kelistrikan. Pemanfaatan energi surya tersebut menjadi langkah GDC dalam mengembangkan infrastruktur data center yang lebih efisien dan mendukung penggunaan energi terbarukan.
Kombinasi sumber daya tersebut menjadi bagian dari pendekatan GDC dalam membangun fasilitas data center dengan tingkat keandalan yang sesuai dengan kebutuhan infrastruktur digital modern.
Kapasitas Hingga 130 Rack
Dari sisi kapasitas, GDC dikembangkan untuk menampung hingga 130 rack sehingga memiliki ruang pertumbuhan yang cukup untuk kebutuhan pelanggan dalam jangka panjang.
Kapasitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari server perusahaan, perangkat jaringan ISP, perangkat cloud dan CDN, sistem pemerintahan, enterprise infrastructure, hingga kebutuhan disaster recovery dan backup.
Dengan konsep carrier-neutral, pelanggan tidak dibatasi pada satu operator telekomunikasi. Berbagai pilihan jaringan dapat dihadirkan sehingga pelanggan memiliki fleksibilitas dalam menentukan konektivitas sesuai kebutuhan bisnis dan teknis masing-masing.
Terhubung dengan Ekosistem Internet
Kekuatan sebuah data center tidak hanya ditentukan oleh jumlah rack, tetapi juga oleh ekosistem jaringan yang berada di dalamnya.
Karena itu, GDC dikembangkan sebagai titik interkoneksi bagi berbagai jaringan. Kehadiran Jambi Access Exchange (JAX) menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut.
Melalui JAX, jaringan ISP dapat melakukan pertukaran trafik secara langsung dengan jaringan lain yang berada dalam ekosistem, sehingga membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi routing dan kualitas konektivitas internet lokal.
GDC juga membuka ruang bagi kehadiran berbagai penyedia layanan digital seperti cloud provider, CDN, content provider, network provider, dan enterprise.
Semakin banyak jaringan dan layanan yang berada dalam satu ekosistem, semakin besar pula peluang terciptanya konektivitas yang lebih efisien bagi pengguna di Jambi dan wilayah sekitarnya.
Mendekatkan Konten dan Infrastruktur Digital
Salah satu manfaat keberadaan data center lokal adalah mendekatkan infrastruktur digital dengan pengguna.
Penempatan server, cache, CDN, dan perangkat jaringan di Jambi dapat membantu membangun jalur distribusi konten yang lebih dekat ke pelanggan. Hal ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya konsumsi video, aplikasi cloud, media sosial, game online, layanan pemerintahan digital, serta berbagai aplikasi berbasis internet.
GDC diarahkan untuk menjadi salah satu titik temu antara infrastruktur lokal dan jaringan global, sehingga Jambi tidak hanya menjadi pengguna layanan digital, tetapi juga memiliki infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digitalnya sendiri.
Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Gedung
Manajemen GDC menyampaikan bahwa pembangunan data center di Jambi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem digital.
“GDC kami bangun bukan sekadar sebagai tempat menaruh server. Kami ingin membangun ekosistem yang mempertemukan jaringan, data center, cloud, CDN, ISP, enterprise, pemerintah dan berbagai layanan digital dalam satu lingkungan yang saling terhubung,” ujar manajemen GDC.
Menurutnya, perkembangan ekosistem digital tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara operator telekomunikasi, ISP, penyedia konten, cloud provider, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas teknologi.
Dengan dukungan fasilitas data center, kapasitas hingga 130 rack, sistem kelistrikan berlapis, pemanfaatan PLTS, konektivitas berbagai operator, serta keberadaan Internet Exchange JAX, GDC terus dikembangkan untuk menjadi salah satu bagian dari fondasi infrastruktur digital Jambi.
Global Digital Core — The Backbone of Digital Transformation.